Kamis, 19 Juli 2012
Rabu, 11 Juli 2012
Kamis, 05 Juli 2012
KISAH SI PEMALAS DENGAN ABU HANIFAH
Suatu hari ketika Imam Abu Hanifah sedang berjalan-jalan melalui sebuah rumah yang jendelanya masih terbuka, terdengar oleh beliau suara orang yang mengeluh dan menangis tersedu-sedu. Keluhannya mengandungi kata-kata, "Aduhai, alangkah malangnya nasibku ini, agaknya tiada seorang pun yang lebih malang dari nasibku yang celaka ini. Sejak dari pagi lagi belum datang sesuap nasi atau makanan pun di kerongkongku sehingga seluruh badanku menjadi lemah longlai. Oh, manakah hati yang belas ikhsan yang sudi memberi curahan air walaupun setitik."
Mendengar keluhan itu, Abu Hanifah berasa kasihan lalu beliau pun balik ke rumahnya dan mengambil bungkusan hendak diberikan kepada orang itu. Sebaik saja dia sampai ke rumah orang itu, dia terus melemparkan bungkusan yang berisi wang kepada si malang tadi lalu meneruskan perjalanannya.
Dalam pada itu, si malang berasa terkejut setelah mendapati sebuah bungkusan yang tidak diketahui dari mana datangnya, lantas beliau tergesa-gesa membukanya. Setelah dibuka, nyatalah bungkusan itu berisi wang dan secebis kertas yang bertulis, " Hai manusia, sungguh tidak wajar kamu mengeluh sedemikian itu, kamu tidak pernah atau perlu mengeluh diperuntungkan nasibmu. Ingatlah kepada kemurahan Allah dan cubalah bermohon kepada-Nya dengan bersungguh-sungguh.
Jangan suka berputus asa, hai kawan, tetapi berusahalah terus."
Pada keesokan harinya, Imam Abu Hanifah melalui lagi rumah itu dan suara keluhan itu kedengaran lagi, "Ya Allah Tuhan Yang Maha Belas Kasihan dan Pemurah, sudilah kiranya memberikan bungkusan lain seperti kelmarin,sekadar untuk menyenangkan hidupku yang melarat ini. Sungguh jika Tuhan tidak beri, akan lebih sengsaralah hidupku,
Pada keesokan harinya, Imam Abu Hanifah melalui lagi rumah itu dan suara keluhan itu kedengaran lagi, "Ya Allah Tuhan Yang Maha Belas Kasihan dan Pemurah, sudilah kiranya memberikan bungkusan lain seperti kelmarin,sekadar untuk menyenangkan hidupku yang melarat ini. Sungguh jika Tuhan tidak beri, akan lebih sengsaralah hidupku,
wahai untung nasibku."
Mendengar keluhan itu lagi, maka Abu Hanifah pun lalu melemparkan lagi bungkusan berisi wang dan secebis kertas dari luar jendela itu, lalu dia pun meneruskan perjalanannya.
Orang itu terlalu riang sebaik saja mendapat bungkusan itu. Lantas terus membukanya.
Seperti dahulu juga, di dalam bungkusan itu tetap ada cebisan kertas lalu dibacanya, "Hai kawan, bukan begitu cara bermohon, bukan demikian cara berikhtiar dan berusaha. Perbuatan demikian 'malas' namanya. Putus asa kepada kebenaran dan kekuasaan Allah. Sungguh tidak redha Tuhan melihat orang pemalas dan putus asa, enggan bekerja untuk keselamatan dirinya. Jangan….jangan berbuat demikian. Hendak senang mesti suka pada bekerja dan berusaha kerana kesenangan itu tidak mungkin datang sendiri tanpa dicari atau diusahakan. Orang hidup tidak perlu atau disuruh duduk diam tetapi harus bekerja dan berusaha. Allah tidak akan perkenankan permohonan orang yang malas bekerja. Allah tidak akan mengkabulkan doa orang yang berputus asa. Sebab itu, carilah pekerjaan yang halal untuk kesenangan dirimu. Berikhtiarlah sedapat mungkin dengan pertolongan Allah. Insya Allah, akan dapat juga pekerjaan itu selama kamu tidak berputus asa. Nah…
Seperti dahulu juga, di dalam bungkusan itu tetap ada cebisan kertas lalu dibacanya, "Hai kawan, bukan begitu cara bermohon, bukan demikian cara berikhtiar dan berusaha. Perbuatan demikian 'malas' namanya. Putus asa kepada kebenaran dan kekuasaan Allah. Sungguh tidak redha Tuhan melihat orang pemalas dan putus asa, enggan bekerja untuk keselamatan dirinya. Jangan….jangan berbuat demikian. Hendak senang mesti suka pada bekerja dan berusaha kerana kesenangan itu tidak mungkin datang sendiri tanpa dicari atau diusahakan. Orang hidup tidak perlu atau disuruh duduk diam tetapi harus bekerja dan berusaha. Allah tidak akan perkenankan permohonan orang yang malas bekerja. Allah tidak akan mengkabulkan doa orang yang berputus asa. Sebab itu, carilah pekerjaan yang halal untuk kesenangan dirimu. Berikhtiarlah sedapat mungkin dengan pertolongan Allah. Insya Allah, akan dapat juga pekerjaan itu selama kamu tidak berputus asa. Nah…
carilah segera pekerjaan, saya doakan lekas berjaya."
Sebaik saja dia selesai membaca surat itu, dia termenung, dia insaf dan sedar akan kemalasannya yang selama ini dia tidak suka berikhtiar dan berusaha.
Sebaik saja dia selesai membaca surat itu, dia termenung, dia insaf dan sedar akan kemalasannya yang selama ini dia tidak suka berikhtiar dan berusaha.
Pada keesokan harinya, dia pun keluar dari rumahnya untuk mencari pekerjaan. Sejak dari hari itu, sikapnya pun berubah mengikut peraturan-peraturan hidup (Sunnah Tuhan) dan tidak lagi melupai nasihat orang
yang memberikan nasihat itu.
Dalam Islam tiada istilah pengangguran, istilah ini hanya digunakan oleh orang yang berakal sempit. Islam mengajar kita untuk maju ke hadapan dan bukan mengajar kita tersadai di tepi jalan.
Dalam Islam tiada istilah pengangguran, istilah ini hanya digunakan oleh orang yang berakal sempit. Islam mengajar kita untuk maju ke hadapan dan bukan mengajar kita tersadai di tepi jalan.
Rabu, 04 Juli 2012
motivasi persahabatan
jangan cari kawan yang membuat anda merasa nyaman , tapi carilah teman yang memaksa anda untuk terus berkembang.
Minggu, 01 Juli 2012
Jurusan Paling Prospek saat ini
Sekarang, sedang booming nya ujian ujian masuk perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, Sudah banyak yang membahas tentang tips tips agar lolos ujian, tetapi, dalam kesempatan kali ini saya akan menelaah tentang prospek beberapa jurusan, yang mungkin (jangan) dijadikan pedoman bagi Sampeyan untuk memilih jurusan
1. Sampai saat ini bidang perminyakan masih akan menjadi primadona karena gajinya yang menggiurkan.Pembukaan lapangan baru di Cepu dan Ujung pangkah serta lapangan gas besar di perairan Natuna menjanjikan lapangan kerja yang besar untuk jurusan Perminyakan, Geologi dan Geofisika (Fisika MIPA konsentrasi Fisika Bumi). Jangan lupa, jurusan2 itu masih sangat sedikit. Sementara kebutuhan banyak. Mau anda lulusan Minyak ITB, Trisakti atau UPN ‘V’ Yogya, anda akan tetap dibutuhkan. Jangan takut tidak dapat kerjaan. Untuk Geologi dan Geofisika peluang lebih besar lagi. Geologis Indonesia saat ini sedang diburu untuk mengisi kekosongan di Timur Tengah.Mengapa?? Sejak isu teroris muncul, ekspatriat dari Barat tidak berani lagi kerja di TimTeng. Alhasil mereka kekurangan Drilling engineer. Nah, berhubung track record geologis Indonesia cukup hebat, mereka mengalihkan pandangan ke indonesia. Permintaan sangat besar. Gaji?? jangan tanya, kerja 15 tahun mungkin sudah cukup untuk membiayai pensiun anda.
Pembukaan lapangan batubara juga membuat peluang lulusan pertambangan ckup besar. Hanya saja, lulusan tambang cukup besar sekitr 2000 setiap tahun. Anda harus masuk 4 tambang pilihan yaitu Teknik Tambang ITB, Unsri, Trisakti, dan UPN ‘V’ Yogya untuk sedikit memberi kepastian masa depan. Setahu saya, Tambang ITB 50% sudah dipesan sebelum lulus (data tempo 2007, komentar dari pak rektor itb). Dan ini beneran. Di UPN Yogya, jika anda 5 besar lulusan terbaik di Minyak dan tambang,kerjaan sudah menanti (tapi ya tetep harus berusaha, ini cuma data dari beberapa alumninya upn). Sekali lagi, kebutuhan banyak lulusan sedikit. Cuma, kuliahnya berat banget. Di Geologi UGM ospeknya 1 semester lamanya. Tiap sabtu sore disuruh lari muter fakultas berkali-kali. Kuliah lapangan naik gunung dan ke pantai Tertarik??
Pembukaan lapangan batubara juga membuat peluang lulusan pertambangan ckup besar. Hanya saja, lulusan tambang cukup besar sekitr 2000 setiap tahun. Anda harus masuk 4 tambang pilihan yaitu Teknik Tambang ITB, Unsri, Trisakti, dan UPN ‘V’ Yogya untuk sedikit memberi kepastian masa depan. Setahu saya, Tambang ITB 50% sudah dipesan sebelum lulus (data tempo 2007, komentar dari pak rektor itb). Dan ini beneran. Di UPN Yogya, jika anda 5 besar lulusan terbaik di Minyak dan tambang,kerjaan sudah menanti (tapi ya tetep harus berusaha, ini cuma data dari beberapa alumninya upn). Sekali lagi, kebutuhan banyak lulusan sedikit. Cuma, kuliahnya berat banget. Di Geologi UGM ospeknya 1 semester lamanya. Tiap sabtu sore disuruh lari muter fakultas berkali-kali. Kuliah lapangan naik gunung dan ke pantai Tertarik??
2. Proyek pembangunan jalan tol ribuan kilo yang dicanangkan pemerintah membuat bidang konstruksi berprospek cerah. Selain itu pembangunan tentu makin cepat dengan lancarnya transportasi. Catat : Teknik Sipil masih sangat prospektus!! Hanya saja yang perlu diingat, penghasilan di kontraktor tidak terlalu besar. Setara dengan PNS golongan 4A.
3. Telekomunikasi. Dijamin, bidang Telkom sangat prospek sampai 10 tahun mendatang. Baik untuk Vendor maupun operator. Pertimbangkan baik-baik untuk masuk Teknik Elektro konsentrasi Telekomunikasi. Elektro telekomunikasi terbaik masih dipegang STT Telkom dan ITB. UI, UGM dan ITS juga cukup bagus.
4. Pemerintah mecanangkan percepatan rasio kelistrikan dengan membangun PLTU yang total berkapasitas sekitar 10000 MW sampai 5 tahun mendatang. jika 1 PLTU berkapasitas 300 MW maka dibutuhkan 30 engineer pembangkitan maka akan ada lowongan untuk sekitar 1000 engineer pembangkitan dari jurusan Teknik Elektro konsentrasi Power, Teknik Fisika dan Teknik Mesin. Gaji besar. Sangat prospek!!
5. PLTU bukan cuma operasi tapi juga konstruksi. Kerjaan lagi buat Elektro, Teknik Fisika dan Teknik Mesin. Teknik kimia juga terlibat.
6. Pengembangan Energi Terbarukan butuh banyak insinyur.
Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) : Teknik Sipil
PLT Mikrohidro : Teknik Sipil, Teknik Fisika
PLT Matahari, Angin : Teknk Fisika dan Teknik Mesin
PLT Biodiesel dan Bioethanol : Teknologi Pertanian, Teknik Kimia
PLT Panas Bumi : All engineering
Ingat bidang energi : Gaji besar !!
Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) : Teknik Sipil
PLT Mikrohidro : Teknik Sipil, Teknik Fisika
PLT Matahari, Angin : Teknk Fisika dan Teknik Mesin
PLT Biodiesel dan Bioethanol : Teknologi Pertanian, Teknik Kimia
PLT Panas Bumi : All engineering
Ingat bidang energi : Gaji besar !!
gambar : Salah satu profesi teknik mesin
7. Teknologi Informasi. Jelas, kita butuh orang IT baik Fasilkom, IF atau yang ekuivalen. Tenang, lapangan kerjanya tidak akan pernah habis. Terlebih lagi, kesempatan nyari proyek cukup besar. Contohnya sebagai web developer. Banyak instansi yang mulai peduli membuat web. Rate cukup tinggi, di Jogja rate untuk pembuatan web full sekitar 2,5 juta sampai 3 juta. Ini belum ditambah maintanance. Peluang lebih besar jika anda menguasai Linux, karena sekarang banyak instansi beralih ke Linux. Tips, terus update kemampuan. Yang sangat prospek saat ini dot net developer.
8. Petrokimia. Teknik Kimia masih terus berjaya. Yang recommended, UGM, ITB, UI, UNDIP, dan ITS.
9. Teknik Nuklir. Ingat, PLTN segera dibangun.
10. Bidang kedokteran
Bidang ini tidak pernah sepi lapangan kerja. Bukan cuma Kedokteran Umum tapi juga keperawatan dan kebidanan. setiap tahun untuk Arab Saudi saja dibutuhkan 2000 perawat Indonesia. Tapi masih sulit dipenuhi. Ini peluang yang bagus. Kebidanan?? Jangan salah, saya justru sangat merekomendasikan jurusan ini. Setahu saya, tidak ada Bidan yang tidak kaya alias lebih dari cukup. prospek jelas bagus.
Bidang ini tidak pernah sepi lapangan kerja. Bukan cuma Kedokteran Umum tapi juga keperawatan dan kebidanan. setiap tahun untuk Arab Saudi saja dibutuhkan 2000 perawat Indonesia. Tapi masih sulit dipenuhi. Ini peluang yang bagus. Kebidanan?? Jangan salah, saya justru sangat merekomendasikan jurusan ini. Setahu saya, tidak ada Bidan yang tidak kaya alias lebih dari cukup. prospek jelas bagus.
11. Jurusan-jurusan desain (Diskomvis, Interior, dll)
Dijamin prospeknya bagus banget. Teman2 saya yang masih kuliah aja udah pada dapet kerjaan…
Ingat, terbaik masih di UK Petra Surabaya dan ISI Jogja. Tapi kabarnya ITB mulai menyusul…
Dijamin prospeknya bagus banget. Teman2 saya yang masih kuliah aja udah pada dapet kerjaan…
Ingat, terbaik masih di UK Petra Surabaya dan ISI Jogja. Tapi kabarnya ITB mulai menyusul…
12. Kartografi dan penginderaan jauh
Jangan meremehkan jurusan ini, diam2 jurusan ini punya prospek sangat bagus
Jangan meremehkan jurusan ini, diam2 jurusan ini punya prospek sangat bagus
13. Teknik Industri dan Teknologi Industri Pertanian. Kedua jurusan ini sebenarnya mirip. Kurikulum juga hampir sama. Keduanya masih sangat bagus prospeknya. TApi sekali lagi, mereka bukan bagian exact engineering. Sangat bagus jika kemampuan kmunikasi dan bahasa anda latih sebaik mungkin jika anda masuk jurusan ini. Kemampuan teknis tidak banyak dibutuhkan (maksudnya engineering ability). Beberapa perusahaan yang engineering banget dan tidak jualan produk jarang yang mencari lulusan industrial technology. Kakak saya yang kerja di perusahaan gas & minyak mengatakan kalo semua teknik bisa masuk ke pershaan tersebut kecuali industri dan arsitek.Jadi, kalo mau masuk jurusan ini. Segera latih kemampuan komunikasi. Pas kuliah, kalau mau berkarir di perusahaan, arahkan pandangan ke perusahaan2 consumer goods macam Unilever dll. Jangan yang engineering macam tambang dan konstruksi. Peluang tetap ada tapi tak sebesar di consumer goods, dealer (Astra, sun motor dll). Sense of design juga penting untuk dilatih. Karena selain bagian produksi dan marketing,tata letak pabrik juga sering menjadi bagian kerjaan teknik industri
Mungkin ‘investigasi’ saya kurang valid. Tapi kebanyakan saya dapatkan dari membaca website yang membahas tentang prospek jurusan. . Semoga bisa sedikit membantu teman2 dalam memilih jurusan untuk bidang science. Sekali lagi, ini bukan tulisan ilmiah, cuma hasil ngobrol ngalor-ngidul dengan yang sudah berpengalaman. yah, hasilnya saya tuliskan disini. Anda percaya ?? Saya harap bisa membantu. Tidak percaya ?? Jadikan sebagai bahan bacaan aja. okey !!
Sumber : fathonezic.wordpress.com
MODUL KULIAH PROSES PRODUKSI 2 TMS 208
•MODUL KULIAH
PROSES PRODUKSI 2
TMS 208
3 SKS (24 PERTEMUAN)
OLEH
Jon Affi, Gunawarman,
Ilhamdi
PROSES PRODUKSI 2
TMS 208
3 SKS (24 PERTEMUAN)
OLEH
Jon Affi, Gunawarman,
Ilhamdi
•Silabus (kilasan umum perkuliahan)
Kilasan :
Dalam bidang Teknik mesin, proses pembentukan ada dua yaitu proses pembentukan dengan dan tanpa pemotongan. Dalammata kuliah ini membahas teknik pembentukan tanpa pemotongan.
Isi Kuliah :
Proses produksi Pengecoran, pembentukan, pengelasan, definisi, jenis perlatan utma dan pengerjaan proses tersebut.
Rujukan :
[1] De garmo, material and processes in manufacturing, McMillan, 1974
[2] Surdia, Chijiwa, Teknik Pengelasan Logam, Pradnya Paramita, 1979
[3] Surdia Tata,Teknik Pengecoran Logam, Erlangga,1979.
[4] Flinn A Richard, Fundamentals of Metal Casting, Wesley Pub. Co.Inc,1963.
[5] Kalpakjian S, Schmid R Steven, Manufacturing Processes for EngineeringMaterials
4th Edition, Prentice Hall, New Jersey USA, 2003.
Kemampuan dasar sebelum mengikuti kuliah ini : Material Teknik.
Hasil yang diharapkan :
Pengetahuan dasar proses manufaktur, dan kemampuan memilih proses yang paling.
•Satuan Acara Perkuliahan (SAP)
Pertemuan ke-1:
ØAturan perkuliahan
ØPengenalan proses manufaktur
ØManufaktur dan klasifikasi…………………………Referensi [5].
Pertemuan ke-2,3,4,5,6,7 (Topik Pengecoran):……….Referensi [1],[3],[4],[5].
ØPengecoran, Faktor Pertimbangan Pengecoran, Tungku, Pencairan, Penuangan, Pembekuan, Struktur Coran
ØPengecoran Cetakan Pasir, Pola, Inti, Cetakan, Pembuatan Cetakan,Cil, Cacat pengecoran, Quality Control
1.Sand Casting (Green Sand, Cored Sand, Shell Mold, No Bake Casting).
2. Plaster Mold Casting
3.Ceramic Casting, Investment Casting
2. Plaster Mold Casting
3.Ceramic Casting, Investment Casting
4. Die Casting (Hot-Cold Chamber)
5. Vacuum Casting,
6. Pressure Casting / Permanent Mold Casting
7. Centrifugal Casting (True-Semi Centrifugal, Centrifuging)
5. Vacuum Casting,
6. Pressure Casting / Permanent Mold Casting
7. Centrifugal Casting (True-Semi Centrifugal, Centrifuging)
•
•
•
•MANUFAKTUR ?
•Engineering:
•
•Bahan mentah/logam ½ jadi,jadi (perubahan karakter)
• Proses
•perlakuan fisik, kimia dan termal dan dibatasi oleh karakter material
•Proses Manufaktur
•Pembuatan
a.Pembentukan : Casting, Forming, Powder Metalurgi, Machining
b.Perbaikan sifat : Heat Treatment
c.Proses Permukaan : Surface Treatment, Pelapisan
ØPerakitan/Assembly
a.Permanen : Welding, Brazing, Soldering
b.Portable/mechanical : Rivet, Mur, Fastener, etc.
●
•Casting: Rangkaian proses produksi mulai dari pencairan logam, penuangan, pembekuan dan pembongkaran.Variabel : mampu cor, Tmp, fluidity
Forming : Pemberian deformasi plastis dengan penekanan dengan atau tanpa pengaruh temperatur. Variabel : kekuatan, keuletan, ketebalan.
Powder Metallurgy: Rangkaian proses produksi melibatkan serbuk logam sebagai bahan mentah, mulai dari pembuatan serbuk, compacting, sintering, dan sizing. Pemanasan untuk memguatkan ikatan metalurgi antar serbuk.
Machining (konvensional) : Pergerakan relatif antara benda kerja dengan mata potong/pahat, dengan geram sebagai hasil sampingan.
Heat Treatment : Rangkaian perlakuan termal yang diberikan pada logam mulai dari heating, holding sampai cooling, untuk merekeyasa karakter material.
Welding : Penyambungan dua logam atau lebih dengan membentuk ikatan metalurgi menggunaka energi panas pada temperatur tinggi, terkadang dibantu dengan tenaga mekanis.
Soldering : Penyambungan metalurgi dibawah temperatur 840 F (450 0C)
Brazing : Penyambungan metalurgi diatas 840 F (450 0C)
Forming : Pemberian deformasi plastis dengan penekanan dengan atau tanpa pengaruh temperatur. Variabel : kekuatan, keuletan, ketebalan.
Powder Metallurgy: Rangkaian proses produksi melibatkan serbuk logam sebagai bahan mentah, mulai dari pembuatan serbuk, compacting, sintering, dan sizing. Pemanasan untuk memguatkan ikatan metalurgi antar serbuk.
Machining (konvensional) : Pergerakan relatif antara benda kerja dengan mata potong/pahat, dengan geram sebagai hasil sampingan.
Heat Treatment : Rangkaian perlakuan termal yang diberikan pada logam mulai dari heating, holding sampai cooling, untuk merekeyasa karakter material.
Welding : Penyambungan dua logam atau lebih dengan membentuk ikatan metalurgi menggunaka energi panas pada temperatur tinggi, terkadang dibantu dengan tenaga mekanis.
Soldering : Penyambungan metalurgi dibawah temperatur 840 F (450 0C)
Brazing : Penyambungan metalurgi diatas 840 F (450 0C)
•PENGECORAN/CASTING
•Rangkaian proses yang melibatkan pencairan logam, penuangan, pembekuan dan pembongkaran.
4 faktor yang dipertimbangkan dalam pengecoran :
Solidifikasi Flow Heat Transfer Material Cetakan
a. Solidifikasi : dipengaruhi oleh konduktifitas termal dan kontur geometri cetakan.
b. Flow : dipengaruhi oleh viskositas logam cair, laju penuangan, turbulensi logam cair, komposisi kimia
c. Heat Transfer : dipengaruhi oleh hal yang sama dengan faktor solidifikasi
d. Material cetakan : ditentukan oleh material logam cair.
•
•Flow pada daerah turbulensi bisa mengikis dinding cetakan, cacat inklusi dan dimensi potensial terjadi, produk reject.
•Pencairan logam diatas temperatur melting point sebagai antisipasi rugi panas sebelum pembekuan.
•Logam dicairkan didalam tungku
•Tungku : Tungku busur listrik, Induksi, Krusible, Kupola.
•
•TUNGKU
•Tungku Busur listrik: sumber panas dari busur listrik yang dihasilkan pada ujung elektroda, laju pencairan logam tinggi, mapu menhan Tmp dalam waktu lama.
•Tungku Induksi : Sumber panas dari frequensi induksi, kapasitas terbatas, mahal.
•Tungku Krusible: sumber panas dari bahan bakar cair ataupun padat, kapasitas besar.
•Tungku Kupola : Sumber panas dari kokas/batu bara, merupakan bejana baja vertikal yang dilapisi refractori pada bagian dalam, bahan bakar-logam mentah (pig iron)-flux ditumpuk didalam bejana tersebut, kapasitas besar, cocok untuk pengecoran kontinu, laju pencairan logam tinggi.
•
WELDING
Pengertian proses pengelasan
Pengalasan adalah penggabungan dua material atau lebih dengan memanfaatkan energi panas maupun tekanan.
Jenis Pengelasan
Adapun klasifikasi dari pengelasaan yang sering kita jumpai antara lain :
A. Las tekan
Proses pengelasaan dengan diberikan penekanan pada material yang disambung. Las tekan terbagi atas 2, yaitu :
1. Las tekan dingin terbagi atas :
a) Las tekan dingin
b) Las ultra sonic
c) Las eksplosif
2. Las tekan panas terbagi atas:
a) Ikatan logam cair
a. Perkusi
b. Tahanan flas : unsur listrik menyatu
c. Tahanan spot : panas yang diberikan pada satu titik
d. Tahanan seam : panas yang diberikan secara continiu
e. Tahanan proyeksi : pekerjaan sama dengan tahana spot
b) Ikatan tekan kondisi pada panas, terbagi atas :
a. Ikatan difusi
b. Las friksi
c. Las mersia
d. Las induksi
e. Las tahanan up set
B. Las fusi adalah pengelasaan dengan cara memanaskan sebagian logam induk sampai mencair. Las fusi terbagi atas :
1. SMAW ( shielded metal arc welding )
Pengelasaan dengan elektroda yang relative mudah di pakai.
Prinsip kerja : elektroda yang dialirkan arus listrik dan bersentuhan dengan baja metal akan mengakibatkan panas. Fluks sebagai pelindung elektroda akan membentuk busur las sebagai pelindung elektroda. Pada pengelasaan terdapat retak yang harus dibuang.
2. GMAW ( gas metal arc welding )
Pengerjaan dengan mengunakaan elektroda terumpan yang mengunakan gas pelindun iert atau campuran denga gas co22.
Prinsip kerja : pada gas terdapat elektroda wire. Gas pelindung dan gas listrik. Saat proses pengelasaan terdapat busur gas yang merupakan pelindung basah. Contoh gas pelindung yang digunakaan:
1. Ar
2. Ar + O2
3. Ar + Co2
4. Co2 + MAG
3. GTAW ( gas tongsten arc welding )
Proses pengelasaan dengan elektroda tungstenmon sama.
Prinsip kerja : pada bagian ujung pipa arus listrik diarilirkan listrik yang akan mengubah elektroda ke bentuk busur. Pada proses tersebut terdapat gas pelindung, yaitu asam atau campuran organ dengan CO2.
4. EDW ( electric beah welding )
Yaitu proses pengelasaan yang memanfaatkan energy yang besar untuk memenaskan sambungan
Prinsip kerja : sama seperti pengelasaan yang memanfaatkan cairan sinar elektroda. Tetapi pada pengelasaan sinar elektroda di pancarkan tidak secara terus menerus.
5. Pengelasaan resistansi ristrik
Yaitu pengelasaan yang menggunakaan arus listrik dan tahanan mesin panas
Prinsip kerja : sama seperti pengelasaan lainya. Elektroda yang terhubung pada arus listrik pada saat bersamaan ditekan ke benda kerja sehingga menimbulkan panas.
6. Las busur inti fluks
Proses perkerjaan dengan mengunakan arus listrik dan diberikan penahan panas ke material tersebut.
Weldability dan faktor-faktor yang mempengaruhi
Weldability adalah kemampuan material untuk disambung dan diperoleh hasil sambungan yang baik.
Faktor – faktor yang mempengaruhi proses weldability adalah:
a) Kadar karbon, maksudnya adalah Semakin banyak kadar karbon, maka makin mudah terbentuknya martensit yang bersifat keras dang etas. Oleh karena itu weldality menjadi rendah.
b) Proses pengelasaan, maksudnya adalah semakin baik proses pengelasaan maka akan semakin bagus weldability.
c) Lingkungan, maksudnya adalah pengelasaan di lingkungan yang banyak di dapatkan unsur hidrogen
d) Perancangan konstruksi, maksudnya adalah bentuk penyambungan yang digunakan.
Langganan:
Postingan (Atom)





